Apa itu Tahlilan?
Tahlilan, yang oleh sebagian kaum Muslimin
menyebutnya dengan “majelis tahlil”, “selamatan kematian”, “kenduri arwah” atau lain sebagainya.
Apapun itu, pada dasarnya tahlilan adalah sebutan untuk sebuah kegiatan dzikir dan
bermunajat kepada Allah Subhanahu wa Ta’alaa. Yang mana didalamnya berisi kalimat-kalimat
thayyibah, tahmid, takbir, tasbih
hingga sholawat, do’a dan permohonan ampunan untuk orang yang meninggal
dunia, pembacaan al-Qur’an untuk yang meninggal dunia dan yang lainnya. Semua ini merupakan
amaliyah yang tidak ada yang bertentangan dengan syariat Islam bahkan merupakan amaliyah yang
memang dianjurkan untuk memperbanyaknya.
Istilah tahlilan sendiri diambil dari mashdar dari fi’il
madzi “Hallalla – Yuhallilu – Tahlilan”, yang
bermakna membaca kalimat Laa Ilaaha illallooh. Dari sini
kemudian kegiatan merahmati mayyit ini dinamakan tahlilan karena kalimat thayyibah tersebut banyak
dibaca didalamnya dan juga penamaan seperti ini sebagaimana penamaan shalat sunnah tasbih,
dimana bacaan tasbih dalam shalat tersebut dibaca dengan jumlah yang banyak (300 kali), sesuai
dengan tuntunan Rosulullah. Namun, masing-masing tempat kadang memiliki sebutan tersendiri yang
esensinya sebenarnya sama, sehingga ada yang menyebutnya sebagai “Majelis Tahlil”, “Selamatan
Kematian”, “Yasinan” (karena dimulai dengan pembacaaan Yasiin), “Kenduri Arwah”, “Tahlil”, dan lain
sebagainya.
Tahlilan sudah ada sejak dahulu, di
Indonesia pun atau Nusantara pun tahlilan sudah ada jauh
sebelum munculnya aliran yang
kontra, yang mana tahlilan di Indonesia di prakarsai oleh para ulama seperti walisongo dan para da’i
penyebar Islam lainnya. Tahlilan sebagai warisan walisongo terus di laksanakan oleh masyarakat muslim
hingga masa kini bersamaan dengan sikap kontra segelintir kaum muslimin alumni (wahaby) saudy arabia yang memang muncul di
era-era belakangan. Dalam bahasan ini setidaknya ada beberapa hal pokok dalam tahlilan yang harus
dipaparkan sebab kadang sering dipermasalah. Untuk mempermudah memahami masalah ini
yakni amaliyah-amaliyah masyru’ yang terdapat dalam tahlilan (kenduri arwah) maka bisa di
rincikan sebagai berikut nanti :
السلام عليكم...
BalasHapusterima kasih sudah mampir ke blog reot saya...
banyak artikel bagus..di blognya ustadz...
وعليكم السلام ورحمة الله
BalasHapusSama-sama, salam kenal...